Sabtu, 03 Oktober 2015

“Mengapa Rambut di Kepala Bisa Tumbuh Semakin Panjang, sedangkan yang dibadan biasa saja”

Rambut, atau yang dalam istilah awam sering disebut bulu, pertumbuhannya sangat dipengaruhi oleh folikel pada kulit. Beberapa bagian tubuh memiliki folikel sedangkan bagian yang lain tidak memiliki folikel. Kondisi folikel antara satu orang dengan orang lain akan berbeda tergantung pada faktor genetik, hormon, usia, lingkungan, penggunaan obat oles, serta makanan atau minuman yang dikonsumsi.
Kondisi rambut juga berbeda tergantung area ia tumbuh. Rambut kepala misalnya, rambut tersebut bersifat lebih gelap sama seperti rambut pada ketiak dan selangkangan. Karakter itu berbeda dengan rambut halus pada bagian kulit yang lain, seperti pada wajah.
Karakteristik rambut bervariasi antar individu, tergantung lokasi rambut. Rambut kepala adalah rambut terminal yang tebal dan lebih gelap, demikian juga di area lain misalnya ketiak, selangkangan, dan sebagian orang pada dada, lengan, dan tungkai. Sedangkan area lain banyak (ditumbuhi) rambut berupa rambut velus yang halus dan tidak berwarna.
Mengenai perbedaan struktur rambut pada masing-masing area, penyebabnya ialah faktor siklus hidup dan karakteristik folikel rambut itu sendiri. Perbedaan panjang rambut pada setiap lokasi tubuh ditentukan oleh siklus hidup rambut tersebut. Rambut yang lama mengalami masa pertumbuhan akan tumbuh cepat, sedangkan rambut yang lama mengalami masa istirahat akan tumbuh lambat dan menjadi pendek.
Rambut merupakan organ yang unik. Karena dalam setiap siklus hidupnya akan mengalami tiga fase yaitu fase pertumbuhan (anagen), fase istirahat (telogen), dan transisi (katagen). Lamanya masa pertumbuhan dan istirahat rambut di berbagai area tubuh berbeda-beda. Ada yang lama berada pada fase pertumbuhan, misalnya rambut di kepala. Sebaliknya rambut di lengan, tungkai, alis, bulu mata berada lama pada fase istirahat sehingga pertumbuhannya berjalan lambat.  
Rambut manusia, selama ini kita selalu menyebut pada bagian yang tumbuh di kepala. Sesungguhnya, rambut juga meliputi semua yang ada di tubuh. Jadi mulai dari kepala, alis, hidung, telinga, kumis, jenggot, cambang, dada, tangan, hingga kaki tetap disebut rambut. Memang, penamaan 'bulu' pada bagian-bagian selain rambut sudah umum, maka tak ada yang salah dengan penyebutan tersebut. Walau demikian, sel-sel yang membentuk 'bulu' pada hidung, mata, tangan, dada, kaki, sama dengan sel pada rambut di kepala.  Ok, secara ilmiah, kita sebut semuanya dengan rambut.
Nah, rambut pada seluruh tubuh ini terbagi menjadi dua kelompok besar yakni. Rambut terminal dan Rambut velus. Rambut terminal adalah rambut kasar, tebal, panjang, dan banyak mengandung pigmen. Terdapat di kepala, alis, bulu mata, ketiak, serta organ kemaluan. Rambut velus ini adalah rambut halus, pendek, dan sedikit mengandung pigmen. Terdapat di seluruh tubuh lainnya seperti tangan, dada, kaki, kecuali telapak tangan dan kaki tentunya.
Tuhan menciptakan rambut pada manusia dengan fungsi yang sangat berguna. Selain kini rambut berperan secara estetika (membuat kita lebih bergaya dengan tatanan rambut tertentu), juga berfungsi secara kesehatan.
Rambut di kepala membuat kita tetap hangat. Rambut pada hidung, telinga, dan sekitar mata untuk melindungi organ dari debu dan partikel lainnya. Alis dan bulu mata juga melindungi mata dengan cara mengurangi cahaya agar tak langsung menerpa indera netra kita. Rambut pada tubuh selain membuat lebih hangat, juga menjadi bantalan yang melindungi tubuh dari luka.
Secara biologi, rambut terdiri dari tiga bagian utama, yaitu ujung rambut, batang rambut dan akar rambut. Ujung rambut merupakan bagian yang berbentuk runcing terdapat pada bagian akhir rambut. Lalu batang rambut adalah bagian rambut yang berada di luar kulit berupa benang-benang halus, terdiri dari keratin atau sel-sel tanduk.
Akar rambut adalah bagian yang terdapat di dalam kulit jangat. Ini terdiri atas folikel, bulbus (hair bulb), papila, pembuluh darah, kelenjar minyak, kelenjar keringat, dan pigmen rambut. Folikel merupakan saluran yang menyerupai kantong rambut dan berperan melindungi tunas rambut.
Sementara bulbus adalah bagian akar yang menggelembung dan mengandung sel-sel aktif yang membentuk rambut, terdapat di bawah folikel. Gunanya untuk menyerap udara serta kotoran dan sebum yang menumpuk.
Papila merupakan tempat untuk membuat sel-sel tunas rambut dan sel-sel pigmen melanin yang menentukan warna pada rambut. Papila berada di folikel paling bawah, sehingga juga bertugas menerima nutrisi dari folikel.
Ketika sel-sel rambut baru tumbuh dan bertambah, akan memproduksi keratin untuk mengeraskan strukturnya. Saat inilah rambut bertumbuh panjang, dan bagian sel-sel ini didorong ke luar folikel lalu muncul di permukaan sebagai batang rambut. Pembuluh darah yang berada di bagian akar rambut ini kemudian menyuplai nutrisi bagi sel-sel epidermis untuk tetap tumbuh.
Rambut diketahui tumbuh lebih cepat di cuaca panas dan tumbuh lebih lambat pada malam hari. Menurut penelitian, setiap helai rambut tumbuh sepanjang 6 mm dalam 1 bulan dan akan tetap tumbuh hingga 6 tahun. Selanjutnya rambut akan rontok dengan sendirinya.