“Mengapa
Rambut di Kepala Bisa Tumbuh Semakin Panjang, sedangkan yang dibadan biasa saja”
Rambut, atau yang dalam istilah awam
sering disebut bulu, pertumbuhannya sangat dipengaruhi oleh folikel pada kulit.
Beberapa bagian tubuh memiliki folikel sedangkan bagian yang lain tidak
memiliki folikel. Kondisi folikel antara satu orang dengan orang lain akan
berbeda tergantung pada faktor genetik, hormon, usia, lingkungan, penggunaan
obat oles, serta makanan atau minuman yang dikonsumsi.
Kondisi rambut juga berbeda
tergantung area ia tumbuh. Rambut kepala misalnya, rambut tersebut bersifat
lebih gelap sama seperti rambut pada ketiak dan selangkangan. Karakter itu
berbeda dengan rambut halus pada bagian kulit yang lain, seperti pada wajah.
Karakteristik rambut bervariasi antar individu, tergantung lokasi rambut. Rambut kepala adalah rambut terminal yang tebal dan lebih gelap, demikian juga di area lain misalnya ketiak, selangkangan, dan sebagian orang pada dada, lengan, dan tungkai. Sedangkan area lain banyak (ditumbuhi) rambut berupa rambut velus yang halus dan tidak berwarna.
Karakteristik rambut bervariasi antar individu, tergantung lokasi rambut. Rambut kepala adalah rambut terminal yang tebal dan lebih gelap, demikian juga di area lain misalnya ketiak, selangkangan, dan sebagian orang pada dada, lengan, dan tungkai. Sedangkan area lain banyak (ditumbuhi) rambut berupa rambut velus yang halus dan tidak berwarna.
Mengenai perbedaan struktur rambut
pada masing-masing area, penyebabnya ialah faktor siklus hidup dan karakteristik
folikel rambut itu sendiri. Perbedaan panjang rambut pada setiap lokasi tubuh
ditentukan oleh siklus hidup rambut tersebut. Rambut yang lama mengalami masa
pertumbuhan akan tumbuh cepat, sedangkan rambut yang lama mengalami masa
istirahat akan tumbuh lambat dan menjadi pendek.
Rambut merupakan organ yang unik.
Karena dalam setiap siklus hidupnya akan mengalami tiga fase yaitu fase
pertumbuhan (anagen), fase istirahat (telogen), dan transisi (katagen). Lamanya
masa pertumbuhan dan istirahat rambut di berbagai area tubuh berbeda-beda. Ada
yang lama berada pada fase pertumbuhan, misalnya rambut di kepala. Sebaliknya
rambut di lengan, tungkai, alis, bulu mata berada lama pada fase istirahat
sehingga pertumbuhannya berjalan lambat.
Rambut manusia, selama ini kita
selalu menyebut pada bagian yang tumbuh di kepala. Sesungguhnya, rambut juga
meliputi semua yang ada di tubuh. Jadi mulai dari kepala, alis, hidung,
telinga, kumis, jenggot, cambang, dada, tangan, hingga kaki tetap disebut rambut.
Memang, penamaan 'bulu' pada bagian-bagian selain rambut sudah umum, maka tak
ada yang salah dengan penyebutan tersebut. Walau demikian, sel-sel yang
membentuk 'bulu' pada hidung, mata, tangan, dada, kaki, sama dengan sel pada
rambut di kepala. Ok, secara ilmiah, kita
sebut semuanya dengan rambut.
Nah, rambut pada seluruh tubuh ini
terbagi menjadi dua kelompok besar yakni. Rambut terminal dan Rambut velus. Rambut terminal adalah rambut
kasar, tebal, panjang, dan banyak mengandung pigmen. Terdapat di kepala, alis,
bulu mata, ketiak, serta organ kemaluan. Rambut velus ini adalah rambut halus, pendek, dan sedikit
mengandung pigmen. Terdapat di seluruh tubuh lainnya seperti tangan, dada,
kaki, kecuali telapak tangan dan kaki tentunya.
Tuhan menciptakan rambut pada
manusia dengan fungsi yang sangat berguna. Selain kini rambut berperan secara
estetika (membuat kita lebih bergaya dengan tatanan rambut tertentu), juga berfungsi
secara kesehatan.
Rambut di kepala membuat kita tetap
hangat. Rambut pada hidung, telinga, dan sekitar mata untuk melindungi organ
dari debu dan partikel lainnya. Alis dan bulu mata juga melindungi mata dengan
cara mengurangi cahaya agar tak langsung menerpa indera netra kita. Rambut pada
tubuh selain membuat lebih hangat, juga menjadi bantalan yang melindungi tubuh
dari luka.
Secara biologi, rambut terdiri dari
tiga bagian utama, yaitu ujung rambut, batang rambut dan akar rambut. Ujung
rambut merupakan bagian yang berbentuk runcing terdapat pada bagian akhir
rambut. Lalu batang rambut adalah bagian rambut yang berada di luar kulit
berupa benang-benang halus, terdiri dari keratin atau sel-sel tanduk.
Akar rambut adalah bagian yang
terdapat di dalam kulit jangat. Ini terdiri atas folikel, bulbus (hair bulb),
papila, pembuluh darah, kelenjar minyak, kelenjar keringat, dan pigmen rambut.
Folikel merupakan saluran yang menyerupai kantong rambut dan berperan
melindungi tunas rambut.
Sementara bulbus adalah bagian akar
yang menggelembung dan mengandung sel-sel aktif yang membentuk rambut, terdapat
di bawah folikel. Gunanya untuk menyerap udara serta kotoran dan sebum yang
menumpuk.
Papila merupakan tempat untuk
membuat sel-sel tunas rambut dan sel-sel pigmen melanin yang menentukan warna
pada rambut. Papila berada di folikel paling bawah, sehingga juga bertugas menerima
nutrisi dari folikel.
Ketika sel-sel rambut baru tumbuh
dan bertambah, akan memproduksi keratin untuk mengeraskan strukturnya. Saat
inilah rambut bertumbuh panjang, dan bagian sel-sel ini didorong ke luar
folikel lalu muncul di permukaan sebagai batang rambut. Pembuluh darah yang
berada di bagian akar rambut ini kemudian menyuplai nutrisi bagi sel-sel
epidermis untuk tetap tumbuh.
Rambut diketahui tumbuh lebih cepat
di cuaca panas dan tumbuh lebih lambat pada malam hari. Menurut penelitian,
setiap helai rambut tumbuh sepanjang 6 mm dalam 1 bulan dan akan tetap tumbuh
hingga 6 tahun. Selanjutnya rambut akan rontok dengan sendirinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar